Arsip untuk April 6th, 2008

06
Apr
08

MadeJunes.net

sreenshot web baru saya

yoi… saya punya domain baru : MadeJunes.net. webnya masih belum beres sih, lagi sibuk uts + persiapan dies nih, jadinya baru saya bikin halaman depannya aja. link Profil & Blog ditaut ke blog ini, trus link Foto ditaut ke album foto saya di Friendster. maunya sih ntar isi utama dari MadeJunes.net ya kayak link2 yg udah ada,

  1. Profil > buat nampilin profil saya, biar orang2 yg buka MadeJunes.net tau siapa yg punya MadeJunes.net, hehehe..
  2. Blog > yaa blog.. rencananya mau tak bikin pake WordPress, trus blog yg ini gimana?? ya tak tinggalin… kan udah punya blog dengan nama domain sendiri :d
  3. Foto > isinya ntar foto2 saya dan foto2 hal2 di seputar saya, yaa walopun saya gak punya kamera saya juga suka bernarsis-narsis ria dengan majang foto2 diri di web, hohohoho… ntar maunya tak bikin pake cms jg tapi belum nemu cms khusus foto yg tampilannya bisa diubah dengan mudah (hehehe masih cupu saya, ada saran??).. kenapa pengen ngubah tampilan?? biar tampilannya sama dengan halaman depan, halaman blog, dan halaman lainnya (mencoba mengimplementasikan konsep consistency di mata kuliah IMK, hehehehe)

semoga ntar pas kesibukan2 udah pada beres bisa tak slesein jg MadeJunes.net, swaha…

kalo ada waktu sok dikunjungi… trus kasi komen di shoutboxnya… makasi…

06
Apr
08

Teti Suryati, Guru Biologi yang Mempopulerkan Kompos

Liputan6.com, Jakarta: Sampah selalu menjadi masalah lingkungan. Namun sayangnya masih sedikit orang yang mau turun tangan menangani masalah sampah. Di antara sedikit orang itu adalah Teti Suryati, seorang guru Biologi di Sekolah Menengah Atas Negeri 12 Jakarta Timur.

Sebagai seorang guru Biologi, Teti memiliki pengetahuan matang tentang mikroorganisme dan fermentasi yang terjadi dalam proses pembuatan kompos. Pengetahuan teori ini dikombinasikan dengan berbagai pelatihan hingga mendorongnya membuat gerakan memasyarakatkan pembuatan kompos.

Tidak jarang Teti terjun langsung untuk memberi contoh betapa mudahnya pengolahan kompos. Langkah pertama, sampah organik dan nonorganik dipilah. Sampah yang sudah dipotong-potong dicampur serbuk gergaji dengan perbandingan satu banding dua untuk menyerap air. Selanjutnya campuran ditaburkan dedak dan air gula atau molase untuk menciptakan proses fermentasi sampah.

Di laboratorium sekolah, murid-muridnya diberikan mata pelajaran khusus mengenai pembuatan kompos. Bukan hanya sebatas teori, praktik pembuatan kompos juga dilakukan. Maka tidak heran, lingkungan SMAN 12 Jaktim menjadi hijau dan asri. Teti juga menularkan kemampuan untuk masyarakat di lingkungannya. Hasilnya, wilayah Rukun Warga 15 Klender tidak hanya bersih, tapi juga hijau dan asri. RW 15 pun berhasil meraih predikat Juara Bersih Nasional 2007.

Peran Teti dalam membersihkan lingkungan dengan membuat kompos membuatnya terkenal di kalangan masyarakat luas. Ia sering diundang ke berbagai daerah di Tanah Air oleh Kementerian Lingkungan Hidup guna berbagi ilmu membuat kompos. Teti membuktikan setinggi apa pun pengetahuan yang dimiliki tidak akan berguna tanpa dipraktikkan. Keteladanan sekecil apa pun lebih berharga dan masuk di hati masyarakat. Dan yang terpenting, kelestarian lingkungan menjadi lebih terjaga.(YNI/Tim Liputan 6 SCTV)

sumber : Liputan[dot]com